Stop Press: Setiap Wartawan Bharatanews.com Dilengkapi Identitas Diri, Serta Nama Tercantum Pada Kanal Redaksi. Tindakan Di Luar Penugasan Jurnalis, Bukan Tanggung Jawab Pengelola.
Sabtu, 04 Agustus 2012

Pekerja Tewas Kebanyakan Makan Durian




LHOKSEUMAWE-NAD (bharatanews): Bila tak ingin bernasib seperti Abdul Wahab (46), sebaiknya hati-hati saat menyantap durian. Apalagi kala usia sudah setengah abad, sebaiknya jangan terlalu banyak memakannya kalau memang ingin selamat. Sayang, larangan medis secara umum tersebut tak diindahkan korban. Pekerja Zaratex, NV, ini pun tewas, diduga over dosis pasca mengkonsumsinya.

Kejadian naas itu menghampiri Abdul, diketahui sebagai pekerja Survey Migas bagian seismik PT Quest main contractor (kontraktor utama)  Zaratex NV. Ia juga terdaftar sebagai warga Desa Meunasah Reudep, Lhoksukon, Aceh Utara.

Kabar berhembus bahwa pekerja bagian checker line tersebut, terkena serangan jantung koroner setelah malamnya menyantap durian di base camp Buket Indah, Desa Paloh, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe.

Sebelum kejadian, korban bersama rekan-rekannya menyantap durian di Base Camp. Tak lama kemudian iapun mengeluh sakit perut dan sesak nafas. Pada Kamis sekitar pukul 6.30 WIB kondisi korban makin parah, oleh pihak perusahaan korban dilarikan dengan Ambulance ke Rumah Sakit PT Aron. Namun sebelum sampai ke rumah sakit korban meninggal dunia.

“Kami menduga korban sakit setelah terlalu banyak menyantap durian, awalnya korban sehat-sehat saja, namun setelah itu langsung mengeluh sakit perut dan sesak nafas, kami tidak tahu persis, namun setelah dilarikan ke rumah sakit korban dikabarkan telah meninggal dunia,” ujar rekan korban yang tidak ingin disebutkan  namanya.

Beberapa saat kemudian, sejumlah anggota polisi dari Polres Lhokseumawe mendatangi Base Camp. Sempat terjadi perdebatan antara pihak kepolisian dengan para pekerja. Pasalnya, pihak pekerja menilai kematian korban, tidak ada sangkut paut dengan kepolisian atau proses hukum. Dua rekan korban diperiksa di unit Tindak Pidana Umum Polres setempat.

Namun demikian belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian Lhokseumawe terkait pemeriksaan terhadap pekerja PT Quest tersebut. Tapi salah seorang anggota kepolisian yang tidak ingin disebutkan namanya mengaku pemeriksaan itu terkait kematian Abdul Wahab.
Sementara, Company Representative Zaratex NV  di Lhokseumawe Eri Wahab membenarkan  kejadian tersebut, menurutnya, korban meninggal dunia murni sakit dan bukan atas kecelakaan dalam tugas atau indikasi lain.(RA/mrib)