BOYOLALI, Bharatanews.com — Semangat gotong royong kembali menggema di Kabupaten Boyolali. Kodim 0724/Boyolali bersama unsur Forkopimda, komunitas kebersihan, serta masyarakat menggelar korve massal dalam rangka Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), Selasa (24/02/2026).
Kegiatan dipusatkan di Taman Kota Sonokridanggo dan menyasar sejumlah titik strategis, seperti kawasan Tugu Simpang Siaga, tepi jalan protokol, hingga Sungai Kaligede yang menjadi salah satu ikon sejarah berdirinya Kabupaten Boyolali. Sekitar 100 peserta ambil bagian, terdiri dari unsur TNI/Polri, ASN, BUMN, perbankan, komunitas kebersihan, dan masyarakat umum.
Apel pembukaan dipimpin perwakilan Bupati Boyolali melalui Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Sekda Boyolali, Ahmad Gojali, S.Sos., M.T. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta.
“Kami bersyukur kegiatan ini dapat terlaksana dalam suasana sehat dan penuh semangat kebersamaan. Ini bukti nyata kepedulian kita terhadap kebersihan ruang publik,” ujarnya.
Ia menegaskan, aksi bersih-bersih ini menjadi momentum penting memperingati Hari Peduli Sampah Nasional sekaligus mendukung Gerakan Jawa Tengah ASRI.
“Menjaga kebersihan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Kegiatan seperti ini jangan berhenti sebagai seremoni saja,” tegasnya.
Fokus kegiatan meliputi pembersihan area publik Taman Sonokridanggo, Sungai Kaligede, serta kawasan Simpang Siaga. Upaya tersebut diharapkan menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, sekaligus meningkatkan daya tarik bagi masyarakat dan wisatawan.
Pada hari yang sama, Gubernur Jawa Tengah turut mencanangkan Gerakan Jawa Tengah ASRI sebagai kelanjutan dari Gerakan Indonesia ASRI yang sebelumnya diamanatkan Presiden saat rapat koordinasi Pemerintah Pusat dan Daerah di Bogor. Gerakan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga kebersihan, kesehatan, dan keindahan lingkungan.
Pemerintah Kabupaten Boyolali juga telah menerbitkan Surat Edaran Bupati yang mendorong seluruh kantor pemerintah dan sekolah melaksanakan kerja bakti rutin setiap hari Jumat.
Melalui sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, korve kebersihan ini diharapkan menjadi budaya berkelanjutan. “Harapannya, kegiatan ini bisa menjadi kebiasaan yang membudaya sehingga Boyolali semakin bersih, sehat, dan indah,” pungkas Ahmad Gojali.









