Namlea || bharatanews.com – Coken salah satu big bos donatur tambang ilegal asal Bone yang melakukan aktivitas di lokasi tambang atas kepala bendungan Waeapo dan Gunung botak Kabupaten Buru,Maluku tidak tersentuh hukum,”Jumat (3/4/2026).
Lelaki ini menjalankan kurang lebih 10 tembak larut yang tersebar di dua lokasi berbeda yaitu,Gunung Botak dan atas kepala bendungan.
Dia juga di duga dibek,up dan diberanikan oleh oknum anggota untuk jalankan pekerjaan ilegalnya.
Bahkan menurut sumber terpercaya,coken juga menyuruh orang lapangan untuk melakukan setoran anggaran aktivitas di gunung botak agar bisa berjalan dengan lancar.
Bos coken selalu main di belakang layar dan biarkan anggota yang bek,upnya untuk urusan setiap aktivitas ilegalnya.
Anggota Pemuda Lira Kabupaten Buru Ikbal koroy meminta agar pihak penegak hukum segera menangkap coken,karena aktivitasnya di atas bendungan Waeapo dapat mengganggu aktivtas air.
Karena lumpur atau sendimen dari tambang ilegal akan mengganggu akses aktivitas pekerjaan di proyek strategi nasional tersebut.
Lama-lama sedimen bisa bertumpuk di bendungan waeapo.Maka dari itu jangan sampai hal ini terjadi kami minta Kapolda Maluku dan Polres buru agar hentikan aktivitas tersebut dan segera tangkap coken,”Tegas Koroy.
Apabila Coken tidak di tangkap maka, kami Pemuda Lira Buru akan melaporkan secara resmi ke Polres buru terkait aktivitas coken.
Coken yang di konfirmasi via Whatsapp tidak merespon sampai berita ini di publikasi.







