Perhutani dan Kodim Bersinergi Bangun Area Militer

SEMARANG || bharatanews.com – Perum Perhutani KPH Semarang bersama Kodim Demak melaksanakan koordinasi terkait rencana pembuatan marshalling area Batalyon TP di BKPH Jembolo Utara, yang berada di wilayah administratif Desa Jragung.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung kelancaran pembangunan fasilitas pertahanan di kawasan hutan, dengan tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan dan ketentuan hukum yang berlaku.

Koordinasi tersebut dihadiri oleh Wakil Administratur/KSPH Semarang Andi Henu, Asper Jembolo Utara, serta Komandan Yon TP Kalijaga Demak Supriyadi Nata Atmaja beserta jajaran. Pembahasan difokuskan pada aspek teknis penyiapan marshalling area, termasuk pengamanan, pengendalian kegiatan di lapangan, serta kesesuaian dengan regulasi pengelolaan kawasan hutan.

Wakil Administratur/KSPH Semarang, Andi Henu, menegaskan bahwa pihaknya pada prinsipnya mendukung rencana pembangunan tersebut, selama tetap mematuhi aturan yang berlaku.

“Perhutani mendukung kegiatan ini sebagai bagian dari sinergi antarinstansi, dengan tetap mengedepankan kepatuhan terhadap regulasi serta menjaga fungsi dan kelestarian kawasan hutan,” ujarnya.

Sementara itu, Komandan Yon TP Kalijaga Demak, Supriyadi Nata Atmaja, menyampaikan komitmen pihaknya untuk menjalankan seluruh tahapan kegiatan secara tertib dan terkoordinasi.

“Koordinasi ini menjadi langkah penting untuk memastikan proses pembuatan marshalling area berjalan lancar dan tidak menimbulkan kendala di lapangan. Sinergi dengan Perhutani dan seluruh pemangku kepentingan merupakan kunci keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini,” ungkapnya.

Melalui koordinasi yang intensif ini, diharapkan tercipta kesamaan persepsi antar pihak terkait, sehingga proses penyiapan area Batalyon TP di BKPH Jembolo Utara dapat berjalan optimal, tertib, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

BACA JUGA  Kasdam IV/Diponegoro Ikuti Vicon Bersama Waasops Panglima TNI, Pantau Situasi Peringatan Hari Buruh 2026