MAJALENGKA || bharatanews.com – Kabar duka menyelimuti seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Majalengka yang diduga tewas dibunuh oleh rekan kerjanya sendiri di Kamboja.
Peristiwa tragis ini menjadi viral di media sosial setelah beredarnya informasi mengenai kematian korban yang bekerja di luar negeri. Korban disebut-sebut mengalami tindak kekerasan yang berujung pada kematian.

Berdasarkan informasi yang beredar, korban diduga terlibat konflik dengan sesama pekerja migran yang kemudian berujung pada aksi kekerasan fatal.
“Kami sangat terpukul dengan kejadian ini. Korban merupakan warga kami yang bekerja di luar negeri,” ujar salah satu pihak keluarga.
Hingga saat ini, kronologi pasti kejadian masih dalam proses penelusuran oleh pihak berwenang setempat di Kamboja.
Pemerintah Indonesia melalui instansi terkait juga dikabarkan tengah melakukan koordinasi untuk memastikan perlindungan serta penanganan terhadap kasus tersebut, termasuk upaya pemulangan jenazah korban ke tanah air.
Kasus ini kembali menjadi perhatian serius terkait keselamatan pekerja migran Indonesia di luar negeri, serta pentingnya pengawasan dan perlindungan yang lebih ketat terhadap WNI yang bekerja di negara lain.
“Kami berharap ada kejelasan hukum dan keadilan bagi korban,” tambahnya.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat akan risiko yang dihadapi pekerja migran, sehingga diperlukan langkah preventif serta perlindungan maksimal dari pemerintah bagi seluruh WNI di luar negeri.








