Anggaran Ratusan Juta di SMPN 1 Disorot, Diduga Rawan Rekayasa

KARAWANG || bharatanews.com – Pengelolaan anggaran di Cilamaya Wetan menjadi sorotan setelah muncul dugaan adanya potensi rekayasa dalam penggunaan dana di salah satu sekolah negeri.

Anggaran sebesar Rp303.250.000 yang dialokasikan untuk SMPN 1 Cilamaya Wetan diduga tidak dikelola secara transparan. Sejumlah pihak menilai penggunaan dana tersebut perlu diaudit guna memastikan tidak terjadi penyimpangan.

Informasi yang beredar menyebutkan adanya indikasi ketidaksesuaian antara laporan penggunaan anggaran dengan realisasi di lapangan. Hal ini memunculkan kecurigaan adanya praktik rekayasa dalam pengelolaan dana pendidikan.

“Jika benar ada ketidaksesuaian, maka perlu dilakukan pemeriksaan menyeluruh agar tidak merugikan negara,” ujar salah satu sumber.

Masyarakat dan pemerhati pendidikan pun mendesak agar instansi terkait segera turun tangan melakukan klarifikasi serta audit terhadap penggunaan anggaran tersebut.

Selain itu, transparansi dalam pengelolaan dana pendidikan dinilai sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik, sekaligus memastikan anggaran benar-benar digunakan untuk kepentingan siswa.

Hingga saat ini, pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Namun, dorongan untuk melakukan investigasi terus menguat demi memastikan tidak adanya penyimpangan dalam pengelolaan anggaran.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat terhadap penggunaan dana pendidikan agar tetap sesuai dengan prinsip akuntabilitas dan transparansi.

BACA JUGA  Bocah Gunungkidul Rela Putus Sekolah Demi Orang Tua