Demak||Bharatanews.com — Dalam rangka memperingati Hari Bumi, Perhutani KPH Semarang turut ambil bagian dalam kegiatan penanaman pohon yang digelar oleh mahasiswa Teknik Geologi Universitas Diponegoro. Kegiatan ini berlangsung di Desa Banyumeneng, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.
Aksi penghijauan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa, Posko Relawan BP Angling Kusumo BPBD Demak, serta masyarakat setempat. Kehadiran Perhutani diwakili oleh Asper/Kepala BKPH Barang, Darmo, yang bersama para peserta menunjukkan semangat gotong royong dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Kepala Desa Banyumeneng, Muhamad Ajib Wahyudi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai momentum Hari Bumi menjadi pengingat penting bagi semua pihak untuk terus menjaga dan merawat lingkungan demi keberlanjutan di masa depan.
“Kami sangat mengapresiasi keterlibatan semua pihak. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi langkah nyata untuk menjaga lingkungan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Departemen Teknik Geologi Fakultas Teknik Undip, Dr. Dian Agus Widiarso, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi tridharma perguruan tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat. Ia berharap mahasiswa dapat berkontribusi langsung sekaligus memahami kondisi lapangan secara nyata.
Di sisi lain, Perhutani menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan. Darmo menyebut sinergi antara mahasiswa, relawan, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam rehabilitasi lahan serta menjaga kelestarian hutan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan wilayah Demak yang lebih hijau dan lestari.
Semarak Hari Bumi 2026, Perhutani Dukung Penanaman Pohon Mahasiswa Undip di Demak








