Gus Lilur Desak Satgas Khusus Mafia Lobster

Ekonomi, Nasional23 Dilihat

Jakarta | | Bharatanews – Maraknya praktik ilegal ekspor benih bening lobster (BBL) yang diduga dikuasai oleh jaringan mafia besar memicu reaksi keras dari berbagai kalangan. Tokoh pengamat sosial, Gus Lilur, secara tegas menyerukan “Tritura Nelayan” sebagai bentuk protes atas ketidakadilan yang menimpa para nelayan kecil akibat gurita bisnis mafia lobster yang semakin tidak terkendali.

​Gus Lilur mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera mengambil langkah taktis dengan membentuk Satgas Khusus Penanganan Mafia Lobster. Menurutnya, praktik penyelundupan benih lobster tidak hanya merugikan devisa negara dalam jumlah triliunan rupiah, tetapi juga menghancurkan ekosistem kelautan serta mematikan mata pencaharian nelayan lokal yang seharusnya menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

​Seruan “Tritura Nelayan” ini mencakup tiga tuntutan utama: pemberantasan mafia BBL hingga ke akar-akarnya, perlindungan hak kelola laut bagi nelayan tradisional, dan transparansi regulasi ekspor yang berpihak pada rakyat kecil. Gus Lilur menilai jika pemerintah tidak segera bertindak tegas, kedaulatan maritim Indonesia akan terus digerogoti oleh kepentingan segelintir oknum yang mencari keuntungan pribadi di atas penderitaan rakyat banyak.

 

BACA JUGA  Hebat! Siswi Istiqlal Wakili Indonesia