GROBOGAN – Sinergi antara Perum Perhutani, TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat mewarnai kegiatan penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Lapangan Desa Pepe, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Kamis (21/05/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program terpadu antara TNI dan berbagai pihak dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan, baik pembangunan fisik maupun nonfisik.
Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Semarang diwakili Wakil Administratur/KSKPH Semarang Andi Henu bersama jajaran Kepala BKPH dan KRPH. Hadir pula Dandim 0717/Grobogan Letkol Inf. Wefri Sandiyanto, Asisten I Sekda Kabupaten Grobogan Kurnia Saniadi, unsur Forkopimda, TNI, Polri, perangkat daerah, pemerintah desa, hingga masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Henu menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap II TA 2026 di Desa Pepe. Menurutnya, program TMMD memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa dan menjadi bukti kuatnya sinergi lintas sektor dalam pembangunan wilayah pedesaan.
“Perhutani KPH Semarang sangat mendukung kegiatan TMMD karena program ini mampu meningkatkan infrastruktur desa serta kesejahteraan masyarakat. Sinergi seperti ini sangat penting untuk terus dijaga demi kemajuan wilayah dan masyarakat,” ujar Andi Henu.
Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Dandim 0717/Grobogan Letkol Inf. Wefri Sandiyanto selaku Inspektur Upacara. Dalam kesempatan tersebut, Dandim membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Akhiruddin.
Dalam amanatnya disampaikan bahwa program TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah, khususnya wilayah pedesaan. Melalui program tersebut, pembangunan dapat dilaksanakan secara gotong royong dengan melibatkan masyarakat dan berbagai instansi terkait.
TMMD Sengkuyung Tahap II TA 2026 di Desa Pepe mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” Tema tersebut menegaskan pentingnya pembangunan desa sebagai fondasi pembangunan nasional.
“Pembangunan dari desa merupakan strategi pemerintah untuk mewujudkan pemerataan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia secara menyeluruh,” ungkapnya.
Penutupan kegiatan TMMD ditandai dengan penyerahan laporan hasil kegiatan dan pemukulan gong oleh Dandim 0717/Grobogan Letkol Inf. Wefri Sandiyanto sebagai simbol berakhirnya rangkaian program TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Desa Pepe.
Sinergi Perhutani dan TNI Warnai Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap II 2026 di Desa Pepe














