GROBOGAN||Bharatanews.com- Memaknai Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai momentum mempererat kebersamaan dan kepedulian terhadap kelestarian hutan, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Semarang melalui BKPH Kedungjati bersama jajaran RPH Pepe melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dan silaturahmi dengan Masyarakat Desa Hutan (MDH) serta warga Dukuh Pepe, Desa Pepe, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Selasa (16/06).
Kegiatan yang berlangsung di halaman masjid Dukuh Pepe tersebut dihadiri tokoh masyarakat, anggota MDH, dan warga sekitar kawasan hutan. Bertepatan dengan malam 1 Suro atau 1 Muharram, masyarakat secara gotong royong menyiapkan hidangan sederhana untuk dinikmati bersama sebagai bentuk rasa syukur dan sarana mempererat tali persaudaraan antarwarga.
Suasana kebersamaan tampak begitu kental ketika warga berkumpul dan duduk bersama menikmati sajian sederhana yang disiapkan secara swadaya. Tradisi yang telah berlangsung turun-temurun tersebut menjadi simbol kerukunan, gotong royong, dan kebersamaan masyarakat dalam menyambut tahun baru Islam.
Selain menjalin silaturahmi, kegiatan komsos dimanfaatkan Perhutani untuk membangun komunikasi yang lebih intensif dengan masyarakat, menyerap aspirasi warga, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan yang menjadi sumber manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat sekitar.
Administratur KPH Semarang melalui Asper/Kepala BKPH Kedungjati, Musoleh, menyampaikan bahwa momentum Tahun Baru Islam menjadi pengingat pentingnya memperkuat nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian terhadap lingkungan, termasuk kawasan hutan.
“Semangat 1 Muharram mengajarkan kita untuk terus menjadi lebih baik, termasuk dalam membangun hubungan yang harmonis antara Perhutani dan masyarakat. Kami berharap sinergi yang telah terjalin selama ini semakin kuat sehingga keamanan dan kelestarian hutan dapat terus terjaga demi kesejahteraan bersama,” ujar Musoleh.
Sementara itu, perwakilan warga Dukuh Pepe, Subejo, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan komunikasi yang terus dibangun Perhutani bersama masyarakat desa hutan.
“Kegiatan seperti ini sangat baik karena dapat mempererat hubungan antara masyarakat dan Perhutani. Melalui kebersamaan seperti ini, masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga hutan dan siap mendukung upaya pelestarian serta pengamanan kawasan hutan di wilayah Dukuh Pepe,” ungkap Subejo.
Melalui kegiatan komsos dan silaturahmi yang dikemas dalam nuansa kebersamaan peringatan 1 Muharram tersebut, Perhutani berharap kemitraan dengan masyarakat desa hutan semakin kuat sehingga tercipta kawasan hutan yang aman, lestari, dan memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi generasi mendatang. (Kom-PHT/Smg/Noe)








