Banjarnegara || bharatanews.com – Di tengah arus modernisasi, Dusun Cibungur, Desa Danakerta, Kecamatan Punggelan, Banjarnegara masih menyimpan jejak sejarah yang sarat nilai spiritual. Salah satunya adalah keberadaan “Sumur Wali” yang hingga kini diyakini masyarakat memiliki nilai religius dan historis yang kuat.
Menurut penuturan warga, sumur tersebut dulunya digunakan oleh seorang ulama yang dikenal sebagai Mbah Wali Perkasa. Sosok ini dipercaya memiliki peran penting dalam penyebaran ajaran Islam di wilayah tersebut.

“Sumur ini bukan sekadar sumber air, tapi juga bagian dari sejarah dakwah di desa kami,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.
Saat ini, makam Mbah Wali Perkasa diketahui berada di Desa Pekiringan, Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga, yang kerap dikunjungi peziarah dari berbagai daerah.
Keberadaan Sumur Wali tidak hanya menjadi simbol perjalanan spiritual masa lalu, tetapi juga pengingat bagaimana nilai-nilai keislaman ditanamkan melalui pendekatan kearifan lokal hingga tumbuh kuat di tengah masyarakat.
Warga Dusun Cibungur sendiri dikenal memiliki kehidupan keagamaan yang cukup aktif. Kegiatan seperti pengajian rutin, peringatan hari besar Islam, hingga gotong royong menjadi bagian dari keseharian mereka.
“Tradisi ini terus kami jaga, karena dari sinilah kebersamaan dan nilai agama tumbuh,” ungkap warga lainnya.
Selain berdampak pada aspek spiritual, keberadaan Sumur Wali juga mulai memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Meningkatnya kunjungan dari luar daerah membuka peluang usaha sederhana bagi warga sekitar.
Kekompakan masyarakat dalam menjaga tradisi serta mendukung kegiatan positif menjadi kekuatan utama yang menjadikan Dusun Cibungur sebagai contoh harmonisasi antara budaya, agama, dan kehidupan sosial.
Meski demikian, warga berharap generasi muda tidak hanya mewarisi cerita, tetapi juga ikut menjaga dan merawat peninggalan bersejarah tersebut secara bijak.
“Nilai sejarah ini bukan untuk disakralkan berlebihan, tapi sebagai inspirasi untuk memperkuat keimanan dan persaudaraan,” tutup salah satu warga.
Sumur Wali Cibungur kini tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi juga cermin hidup yang terus menghidupkan nilai agama, mempererat kebersamaan, serta mendorong kemajuan masyarakat setempat.












5 komentar
Komentar ditutup.