Dandim Namlea Buka Groundbreaking Jembatan Garuda

TNI dan Polri105 Dilihat

Buru || bharatanews.com – Dandim 1506/Namlea, Letkol Inf Heribertus Purwanto, membuka kegiatan groundbreaking pembangunan Jembatan Garuda di Desa Waeleman, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, Maluku, Rabu (1/4/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Negara Hadir untuk Rakyat melalui Karya Bakti TNI AD.”

Acara tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda dan pejabat daerah, di antaranya perwakilan Bupati Buru Efendi Latif, Ketua DPRD Bambang Langlang Buana, jajaran TNI-Polri, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Dandim menegaskan bahwa pembangunan jembatan merupakan bentuk nyata komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.

“Pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses dan kesejahteraan di wilayah pedesaan,” ujar Letkol Inf Heribertus Purwanto.

Ia menjelaskan, keberadaan jembatan memiliki peran strategis sebagai penghubung antarwilayah, sekaligus mendukung akses pendidikan, mobilitas warga, serta pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Lebih lanjut, Dandim menyebut pembangunan infrastruktur ini sejalan dengan perhatian pemerintah pusat terhadap daerah yang masih membutuhkan akses dasar.

“Kami telah melakukan pendataan dan menetapkan tiga titik pembangunan jembatan di Kabupaten Buru sebagai tahap awal. Ke depan, akan terus dilakukan pendataan lanjutan sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Jembatan yang dibangun akan menghubungkan beberapa desa, di antaranya Desa Wabloy, Waeleman, dan Waeflan. Salah satu titik bahkan menjadi akses penting menuju sekolah yang kerap terputus saat debit air meningkat.

Dandim juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan agar dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mendukung dan bergotong royong bersama TNI agar pembangunan ini bisa segera dimanfaatkan,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan Bupati Buru, Efendi Latif, menyampaikan apresiasi atas sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam pembangunan infrastruktur.

BACA JUGA  Pangdam IV/Diponegoro Tegaskan Toleransi sebagai Kekuatan Bangsa

“Kami menyambut baik program ini karena sangat membantu membuka akses dan meningkatkan mobilitas masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap pembangunan jembatan dapat rampung dalam waktu sekitar dua bulan sehingga segera memberikan manfaat bagi masyarakat.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Buru, Joni Listanto, memastikan pihaknya akan memberikan dukungan teknis guna menjamin kualitas pembangunan.

“Kami akan menyiapkan tenaga teknis agar pembangunan jembatan sesuai standar dan memiliki kekuatan konstruksi yang baik,” ungkapnya.

Pembangunan Jembatan Garuda diharapkan menjadi solusi atas keterbatasan akses di wilayah tersebut, sekaligus mendorong peningkatan aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.