Geger! Pria Tewas Tergantung di Kontrakan Indralaya, Polisi Olah TKP

 

Ogan ilir I Bharatanews.com
Warga Kelurahan Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir digegerkan dengan penemuan seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah kontrakan, Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Korban diketahui bernama Juanda Raflesia (28), seorang pedagang asal Desa Talang Aur, Kecamatan Indralaya. Saat ditemukan, kondisi korban dalam keadaan tergantung di dalam kontrakan dan jenazahnya telah membusuk.

Menindaklanjuti laporan warga, personel Satreskrim Polres Ogan Ilir bersama Polsek Indralaya yang dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP Mukhlis, SH, MH, didampingi Kanit Pidum IPTU Ettah Juliansyah, SE, serta tim Resmob dan Unit Identifikasi, segera menuju lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dari hasil penyelidikan awal, diketahui sebelum kejadian korban sempat terlibat cekcok dengan istrinya, Murida (25), pada Jumat malam (1/5/2026). Perselisihan dipicu oleh permasalahan keuangan, yakni hilangnya uang di ATM dan uang tunai yang disimpan di rumah.

Cekcok tersebut membuat korban meninggalkan kontrakan sekitar pukul 23.00 WIB dengan membawa barang-barangnya. Tidak lama berselang, sang istri juga meninggalkan kontrakan yang dijemput oleh keluarga.

Sejak saat itu, komunikasi antara korban dan istrinya terputus. Korban sempat mencoba menghubungi istrinya melalui telepon dan pesan singkat, termasuk mengirim pesan terkait perceraian, namun tidak mendapatkan respons.

Beberapa hari kemudian, warga mulai curiga karena kontrakan dalam keadaan tertutup dan mengeluarkan bau tidak sedap. Setelah dilakukan pengecekan, korban ditemukan sudah tidak bernyawa.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian korban, termasuk mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi serta melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya akan menangani kasus ini secara profesional dan transparan.

BACA JUGA  Top, Manganan Janjang Jadi Warisan Budaya Indonesia

“Kami memastikan setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat. Saat ini anggota masih melakukan pendalaman untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian korban. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi sebelum hasil penyelidikan resmi disampaikan,” ujar Kapolres.

Ia juga menambahkan pentingnya peran serta masyarakat dalam memberikan informasi yang akurat kepada pihak kepolisian.

“Kami mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila mengetahui hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar, sehingga dapat segera ditindaklanjuti demi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” tambahnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya komunikasi dalam keluarga serta segera mencari bantuan apabila menghadapi permasalahan yang berpotensi menimbulkan tekanan mental.
Karman_69

Sumber Berita
Humas res oi