Di Balik Layar pemberitaan TMMD Reguler Ke-128 Kodim Sragen*

Sragen || Gemuruh semangat gotong royong dan derap pembangunan dalam program TMMD Reguler Ke-128 Kodim Sragen, ada satu sosok yang bekerja nyaris tanpa jeda. Ia bukan berada di garis depan pembangunan fisik, bukan pula yang berdiri di podium memberi sambutan. Namun, dari tangannya, setiap denyut pengabdian TMMD dapat diketahui masyarakat luas.

 

Dialah Serka Mahfud Yunus, Ba Korlap pemberitaan TMMD Reguler Ke-128 Kodim Sragen, sosok pekerja senyap yang setia menjaga agar setiap cerita pengabdian TNI bersama rakyat tak hilang ditelan waktu.

 

Sejak mentari belum sepenuhnya terbit hingga malam larut menyelimuti desa sasaran TMMD, langkahnya terus berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain. Kamera di tangan, telepon genggam yang nyaris tak pernah lepas, dan catatan kegiatan menjadi teman setianya setiap hari.

 

Di saat sebagian orang beristirahat, dirinya masih sibuk memilah dokumentasi, menyusun data kegiatan, hingga memastikan berita terkirim tepat waktu kepada media. Baginya, publikasi bukan sekadar rutinitas administrasi, melainkan jembatan yang menghubungkan pengabdian TNI dengan hati rakyat.

 

Keringat para anggota Satgas yang membangun jalan, memperbaiki rumah, membuat jamban, hingga membantu warga di pelosok desa, harus sampai kepada masyarakat luas. Dan tugas itulah yang ia emban dengan penuh tanggung jawab.

 

“Yang penting masyarakat tahu bahwa TMMD benar-benar hadir untuk membantu rakyat,” ujarnya singkat, sembari tetap fokus memantau aktivitas anggota Satgas di lapangan, Sabtu (16/5/2026).

 

Kalimat sederhana itu menggambarkan besarnya dedikasi yang ia miliki. Tidak ada sorotan berlebih, tidak pula mencari pujian. Namun di balik setiap berita TMMD yang terbit, ada perjuangan panjang yang sering luput dari perhatian.

BACA JUGA  Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati Blora Ajak Fatayat NU Kembangkan Pertanian Organik

 

Serka Mahmud memahami bahwa dokumentasi dan pemberitaan bukan sekadar pelengkap kegiatan. Lebih dari itu, publikasi adalah rekam jejak pengabdian, bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus penyemangat agar budaya gotong royong terus hidup di tengah masyarakat.

 

Di balik suksesnya publikasi TMMD Reguler Ke-128 Kodim Sragen, tersimpan pengorbanan waktu, tenaga, bahkan waktu istirahat yang rela dikorbankan demi satu tujuan mulia, memastikan setiap kerja keras Satgas TMMD dapat diketahui dan dirasakan maknanya oleh masyarakat Indonesia.

 

Sosok seperti Serka Mahmud Yunus membuktikan bahwa pengabdian tidak selalu hadir dalam sorotan kamera. Kadang, pengabdian terbesar justru lahir dari mereka yang bekerja dalam senyap, bergerak tanpa lelah, dan tetap setia mengabdi tanpa banyak kata.

 

TMMD bukan hanya tentang pembangunan fisik. TMMD adalah cerita tentang ketulusan, loyalitas, dan perjuangan bersama rakyat.

 

Dan di balik layar cerita besar itu, ada tangan-tangan pengabdi seperti Serka Mahmud Yunus yang memastikan semangat pengabdian tersebut terus hidup dan menginspirasi bangsa.

(Sutardi)