Sragen||Bharatanews.com – Suasana haru sekaligus bahagia menyelimuti Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen pada Senin (18/05/2026). Di atas jalan beton yang kini berdiri kokoh dan mulus, terlihat momen kedekatan yang luar biasa antara TNI dan rakyat. Kasdim 0725/Sragen, Mayor Cba Beni Yusdiantoro, S.E., turun langsung meninjau sasaran fisik pengecoran jalan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 yang telah rampung 100 persen.
Sejak resmi dibuka oleh Sekda Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, S.E., M.M., pada 22 April 2026 lalu, proyek infrastruktur ini akhirnya selesai dan siap memberikan manfaat besar bagi mobilitas warga setempat.
Kehadiran Mayor Cba Beni Yusdiantoro di lokasi tidak hanya sekadar peninjauan formal. Begitu menginjakkan kaki di jalan baru tersebut, beliau langsung diserbu oleh warga yang telah menanti dengan wajah berseri-seri. Tanpa sekat dan canggung, warga langsung menyalami dan memeluk erat Bapak Kasdim, layaknya melepas rindu dengan anggota keluarga yang lama tidak berjumpa.
Salah satu warga Desa Puro, Bapak Suwarno, tidak dapat menyembunyikan rasa bahagianya. Sambil menjabat erat tangan Kasdim, ia mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas selesainya pembangunan jalan ini.
”Kami sangat bahagia, Pak. Jalan yang dulunya rusak, sekarang sudah halus disemen. Ini impian kami sejak lama. Kehadiran bapak-bapak TNI di sini sudah seperti keluarga sendiri bagi kami. Kami pasti akan sangat merindukan momen gotong royong ini,” ujar Bapak Suwarno dengan mata berkaca-kaca.
Melihat sambutan yang begitu hangat, Mayor Cba Beni Yusdiantoro tampak terharu. Di atas jalan cor yang menjadi saksi bisu kemanunggalan TNI-Rakyat selama satu bulan terakhir, Kasdim menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh lapisan masyarakat.
”Pembangunan ini tidak akan selesai tepat waktu tanpa dukungan, kerja keras, dan cucuran keringat dari seluruh masyarakat. Kami, atas nama Kodim 0725/Sragen, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas gotong royong dan jamuan hangat warga selama ini,” tutur Mayor Cba Beni Yusdiantoro.
Mewakili seluruh personel Satgas TMMD, Kasdim juga menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada warga.
”Selama satu bulan kami membaur di sini, tentu ada canda tawa, dan mungkin ada kekhilafan. Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila ada tindakan, perkataan, atau perilaku anggota Satgas yang kurang sopan dan tidak berkenan di hati bapak ibu sekalian, baik yang disengaja maupun tidak disengaja,” tambahnya.
Kini, program TMMD Reguler ke-128 telah sukses meninggalkan warisan berharga. Bukan hanya berupa jalan beton yang kokoh untuk menggerakkan roda ekonomi desa, melainkan juga ikatan batin dan kemanunggalan TNI-Rakyat yang semakin erat dan tak lekang oleh waktu.
(Pendim Sragen)








