Sultan Saksikan Meriahnya Malioboro Night Carnival

Yogyakarta, bharatanews.com – Sri Sultan Hamengku Buwono X menghadiri gelaran Malioboro Night Carnival dalam rangka Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) 2026, Sabtu (28/02) malam. Meski hujan deras mengguyur kawasan Titik 0 Kilometer Yogyakarta, antusiasme masyarakat tak surut menyaksikan beragam pertunjukan lintas budaya yang ditampilkan dari panggung utama.

Kehadiran Gubernur DIY tersebut menambah semarak karnaval budaya yang telah menjadi agenda tahunan dan magnet wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta. Atraksi seni tradisional dan modern berpadu dalam balutan nuansa Tionghoa dan budaya lokal, menciptakan harmoni yang memikat ribuan penonton.

Ketua Jogja Chinese Art and Culture Centre (JCACC), Tandean Harry Setio, menegaskan bahwa PBTY kini tidak lagi sekadar perayaan Tahun Baru Imlek, melainkan telah berkembang menjadi bagian penting dari kalender pariwisata DIY.

“Jogja sebagai daerah yang istimewa membuat kami berkomitmen menghadirkan pertunjukan yang lebih meriah di Malioboro Night Carnival tahun ini. Bersama 14 paguyuban yang tergabung dalam JCACC dan sejumlah komunitas lainnya, kami ingin menghadirkan perayaan budaya yang inklusif dan membanggakan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi lintas komunitas menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan karnaval tersebut. Beberapa paguyuban yang turut ambil bagian antara lain Paguyuban Hakka Yogyakarta, Paguyuban Bhakti Putra, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia, Sanggar Langgam Budaya, Perhimpunan Indonesia Tionghoa, serta Paguyuban Alumni Sekolah Tionghoa Yogyakarta.

Karnaval yang tetap berlangsung di tengah guyuran hujan itu menjadi simbol semangat kebersamaan dan keberagaman budaya di Yogyakarta. PBTY 2026 pun kembali menegaskan posisinya sebagai ruang temu budaya yang mempererat harmoni antarwarga.

BACA JUGA  Tragiss,,Penemuan Mayat di Pantai Glagah Wangi