Ratusan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen, Petani Resah

NAGAN RAYA || bharatanews.com – Ratusan hektare lahan persawahan di Kabupaten Nagan Raya terancam mengalami gagal panen akibat serangan hama dan penyakit tanaman padi.

Berdasarkan data lapangan, sekitar 235 hektare sawah terdampak berada di wilayah Kemukiman Blang Muling, Kecamatan Suka Makmue, yang mencakup enam desa.

Kepala Dinas Pertanian setempat menjelaskan, kerusakan tanaman disebabkan oleh dua faktor utama, yakni serangan hama penggerek batang serta penyakit hawar daun bakteri atau yang dikenal dengan istilah kresek.

“Kami telah menurunkan tim penyuluh ke lapangan untuk melakukan pemantauan serta pengendalian awal. Penyemprotan dan penyuluhan sudah dilakukan untuk menekan penyebaran,” ujarnya.

Serangan hama dan penyakit tersebut dinilai cukup serius karena berpotensi menyebabkan gagal panen massal jika tidak segera ditangani secara intensif.

Sebagai langkah penanganan, pemerintah daerah telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk mendapatkan dukungan sarana pengendalian hama, sekaligus memperkuat pendampingan kepada petani.

Selain itu, para petani diimbau untuk aktif melakukan pengendalian mandiri sesuai arahan penyuluh agar penyebaran tidak semakin meluas.

“Petani diharapkan tidak menunggu hingga serangan parah, tetapi segera melakukan langkah pencegahan,” tambahnya.

Ke depan, pemerintah juga berencana meningkatkan pengawasan serta mendorong pola tanam serentak sebagai strategi jangka panjang untuk mengurangi risiko serangan hama dan penyakit.

Kondisi ini menjadi perhatian serius karena sektor pertanian merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat setempat, sehingga potensi gagal panen dapat berdampak pada ketahanan pangan dan pendapatan petani.

BACA JUGA  Perhutani dan Kodim Bersinergi Bangun Area Militer