Kudus.||Bharatanewa.com-Com. Ngeri terjadi kudus beberapa kali carut marut urusan uang raib hanya tulisan dan beberapa bantuan dari donatur lenyap.
Kudus 13april 2026 di balai
jagong kudus desa wergu wetan.
Inisial tr menceritakan tentang pengurus PKL Balaijagong yang tidak transparan dan carut marut , contoh dan sangatlah fatal artinya uang kas sebesar 21 juta raip di buat bancaan para pengurus Balai jagong inisial P, D, C, A, F dan entah siapa lagi yang menikmati uang kas anggota tersebut
Bendara inisial D yang dipertanyakan oleh beberapa anggota melalui pesan WA grub terdiam tidak bisa menjelaskan uang yang raib dan hanya tulisan.
Inisial U ,S , mendapatkan bantuan gerobak dari aspirasi DPR pusat seakan akan terdiam tidak mau berurusan juga ,menanyakan bantuan nama yang tercantum di gerobak,diduga bantuan tersebut telah di jual atau diuangkan oleh beberapa pengurus.,
Belum terselesaikan urusan uang yang raib tiba tiba ditunjuklah ketua pengurus baru yang nota bene juga meniati uang kas raib tanpa kejelasan inisial C Dengan jawaban jika ketua mengembalikan ya saya juga akan mengembalikan jawab Nya
Melalui pesan WA tesebut terkuak beberapa keunikan cara menggelapkan uang kas selama beberapa tahun setelah adanya covid 2019 .
Ketua paguyuban inisial F mengakui di bahwa uang kas tersebut ia gunakann dalam jumlah paling banyak sekitar 18 juta. Jelasnya .
ia ingin untuk membuat team investigasi kemana sisa uang kas tersebut dikarenakan kan sebagai bendahara D diduga ada kongkalikong terhadap pengurus yang lain nya.
Dari pengaduan lewat WA anggota yang menayakan kepada DPR pemberi bantuan aspirasi dibalas oleh Beliau bahwa bantuan tersebut di tanyakan saja kepada ibu tatik (mantan kabitd dinas perdagangan) kudus .
Carut marut seperti ini jangan sampai terulang lagi apalagi soal uang anggota digelapkan tanpa ada kejelasan.
Harapan para anggota PKL Balai jagong untuk segera pemakai uang kas untuk menyelesaikan dan mengembalikan ,jika nanti uang sudh kembali boleh buat pengurus baru.
Ini dipilih 45 anggota yang akan menempati BJ selanjutnya melalui undangan dari grub untuk memenuhi kuota retribusi di bulan selanjutnya dikarenakan pendapatkan dinas Untuk Balaijagong menurun dan setoran tidak sesuai dengan target .








