Pemeriksaan 63 ASN di Pekalongan Tersorot

PEKALONGAN || Bharatanews.com- Ketua Umum LSM Forum Lestari Indonesia Jaya (Forlindo Jaya), Islah, menyoroti perkembangan penanganan kasus dugaan korupsi di Kabupaten Pekalongan yang saat ini tengah ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

 

Islah mengungkapkan, pemeriksaan terhadap 63 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah berlangsung selama hampir dua minggu terakhir menjadi perhatian besar publik. Namun demikian, ia mempertanyakan arah fokus penyidikan yang dinilai lebih banyak menitikberatkan pada level birokrasi.

 

“Pemeriksaan terhadap puluhan ASN ini tentu penting, tetapi publik juga mempertanyakan mengapa belum ada kejelasan terkait pihak lain yang diduga memiliki keterkaitan kuat dalam perkara ini,” ujar Islah.

 

Menurutnya, dalam pengembangan kasus yang menjerat Bupati nonaktif Pekalongan, Fadia Arafiq, seharusnya penegak hukum juga menelusuri secara menyeluruh pihak-pihak yang memiliki hubungan langsung maupun tidak langsung.

 

Soroti Sejumlah Nama

 

Ia secara khusus menyoroti sejumlah nama yang menjadi perhatian publik dan diduga memiliki keterkaitan dalam kasus ini. Di antaranya adalah Asraf Abu, yang merupakan suami dari Fadia Arafiq dan saat ini menjabat sebagai Anggota DPR RI.

 

Selain itu, Islah juga menyoroti nama Ruben Prabu Faza dan Sabiq, yang keduanya menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan. Ketiga figur tersebut disebut berada dalam lingkaran kasus yang sama, terutama terkait keterlibatan dalam PT RNB serta proyek pengadaan barang dan jasa.

 

“Hingga kini, belum ada kejelasan status maupun perkembangan terkait keterlibatan mereka dalam proses hukum tersebut,” tambahnya.

 

“Kalau memang ingin membuka perkara ini secara terang benderang, semua pihak yang diduga terkait harus diperiksa secara proporsional. Jangan sampai terkesan tebang pilih,” tegas Islah.

BACA JUGA  PLTSa Putri Cempo Terancam Dihentikan

 

Islah menambahkan, transparansi dalam penanganan kasus sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum. Ia berharap KPK dapat memberikan penjelasan terbuka mengenai arah penyidikan, termasuk perkembangan terhadap pihak-pihak yang menjadi sorotan masyarakat tersebut.